Gempa Megathrust
Nama : Indah trinuriha
kelas : X Sija 1
Absen : 33
Pengertian : Gempa bumi berskala besar atau disebut Gempa bumi Megathrust (bahasa Inggris: Megathrust earthquake) adalah gempa bumi dengan kekuatan besar yang terjadi pada zona subduksi di sepanjang batas lempeng konvergen destruktif, di mana satu lempeng tektonik tertekan di bawah lempeng yang lain. Gempa ini adalah gempa bumi antar-lempeng yang paling kuat di planet ini, dengan besaran momen (Mw) yang dapat melebihi angka 8,0 hingga 9,0. Istilah "megathrust" merujuk pada gabungan antara “mega” yang berarti besar dan “thrusting” yang merujuk pada mekanisme gempa bumi yang naik ke atas dan berpotensi memicu tsunami.
Penyebab : Gempa megathrust disebabkan oleh interaksi dan tabrakan antara dua lempeng tektonik pada zona subduksi, di mana satu lempeng terdorong ke bawah lempeng lainnya. Proses ini menyebabkan akumulasi tekanan dan energi yang besar di antara kedua lempeng. Ketika tekanan tersebut melebihi kekuatan gesekan, terjadilah pelepasan energi secara mendadak dan dahsyat, mengakibatkan gempa bumi berskala besar yang disebut megathrust.
Tanda - tanda : Tanda-tanda gempa megathrust dapat berupa perubahan permukaan laut seperti tenggelamnya pantai atau peningkatan aktivitas gelombang laut, durasi guncangan yang sangat lama, pemicu tsunami, matinya vegetasi di wilayah terdampak, terjadinya tanah longsor bawah laut, serta peningkatan aktivitas seismik kecil atau perubahan kualitas air sumber sebagai indikasi pelepasan energi di zona subduksi.
Dampak : Gempa megathrust dapat menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur, termasuk bangunan, jembatan, jalan, dan sistem transportasi. Banyak bangunan yang tidak dirancang untuk tahan gempa dapat runtuh, mengakibatkan kerugian materi yang besar.
Contoh : Contoh gempa bumi megathrust meliputi Gempa Aceh 2004 (M 9,3), Gempa Tohoku 2011 di Jepang, dan Gempa Valdivia 1960 di Chile (M 9,5), serta gempa yang berpotensi terjadi di Indonesia seperti di zona subduksi Mentawai, Jawa, dan Papua.
10 hal yang saya lakukan ketika terjadi gempa Megathrust di Malang :
1. tetap tenang dan jangan panik
2. berlindung ditempat yang aman dengan berjongkok, melindungi kepala, dan berpegangan pada benda yang kokoh
3. menjauhi kaca, lemari, / benda berat
4. bertahan sampai guncangan berhenti jika berada didalam rumah / sekolah / gedung
5. menjauhi tiang listrik, gedung tinggi, dan pohon besar jika berada diluar ruangan
6. menuju tempat yang lebih tinggi jika berada didekat pantai
7. mencari jalur evakuasi resmi
8. membawa barang penting ketika evakuasi tanpa membahayakan diri sendiri
9. mengikuti informasi resmi dari BMKG
10. saat evakuasi tetap bersama keluarga / teman untuk saling membantu dan agar tidak terpisah

Komentar
Posting Komentar